Coaching PembaTIK Level 4 Hari Kedua, Semangat Untuk Terus Menulis
Action Plan yang saya paparkan sebagai peserta urutan keenam, tidak lepas dari berbagai perbaikan yang harus saya lakukan setelah mendapat beberapa masukan dari para tutor. Bu Iriany Hasan DRB Maluku Utara mengkritisi bagian identifikasi masalah yang masih terlalu umum, dan diarahkan perbaikannya agar lebih spesifik mengkaji masalah yang memang benar-benar menjadi landasan untuk melaksanakan program atau tindakan yang tepat dalam sosialisasi nantinya. Sayapun segera memperbaikinya sesuai arahan ibu Duta Rumah Belajar Maluku Utara tersebut. Selanjutnya ada masukan dari ibu Raden Roro Martiningsih selaku Duta Rumah Belajar Jawa Timur agar membuatkan vlog atau blog Action Plan tersebut pada saat pelaksanaannya.
Sesaat setelah presentasi materi Action Plan, saya mendapat pesan WA dari bu Roro yang memberikan jawaban atas pertanyaan yang saya ajukan kepadanya. Pertanyaan tersebut merupakan kelanjutan dari pembicaraan kami yang kemarin tentang pembahasan menulis kegiatan sehari-hari ke dalam blog. Bu Roro Martiningsih yang humble dan menjadi tempat saya menimbah ilmu menulis selama dua hari ini memberi saya semangat tambahan untuk menulis di blog. Dengan menarasikan Action Plan yang saya paparkan tadi, bisa menjadi sebuah essay, tuturnya. Dan diapun meminta saya mengirimkan Action Plan tersebut karena ingin membuatkan saya satu paragraf narasi dari Action Plan tersebut. Secepatnya saya mengirimkan Action Plan itu kepadanya, karena saya sudah tidak sabar untuk membaca paragraf karya bu Roro untuk saya. Tak lama berselang, satu paragraf sederhana yang digabungkan dari Action Plan saya telah dibuatnya. Sungguh luar biasa karya bu Roro tersebut, akan saya kenang dengan mengabadikannya dalam tulisan ini sebagai suatu bukti. Paragraf sederhana yang diramu dari susunan Action Plan tersebut menjadi indah dalam sebuah paragraf.
Menulis itu sebenarnya sederhana, idenya tidak perlu muluk-muluk dan harus istimewa. Sesuatu yang sederhana dan dimulai dari hal kecilpun sudah bisa menjadi tulisan. Seperti yang saya lakukan hari ini di PembaTIK Level 4 yang saya sambungkan dengan pesan WA bersama bu Roro telah mengisi blog saya lagi. Ada rasa semangat untuk menulis setelah mendengar berbagai cerita para penulis yang handal seperti bu Roro, dimana pada hari pertama coaching PembaTIK Level 4 telah memaparkan bahwa menulis itu bisa dimulai dari berbagai ide yang sederhana. Tulisan ini menjadi karya yang saya dapatkan di hari kedua coaching PembaTIK Level 4.
Berbagi inovasi pemebelajaran berbasis TIK mewujudkan merdeka belajar. Merdeka belajarnya, Rumah Belajar portalnya, Maju Indonesia.

Terharu dan terhore
BalasHapusHehe so sweet bunda
HapusAmazing Pak, sukses selalu
BalasHapusdan tetap berkarya demi mencerdaskan putra putri terbaik bangsa di pelosok negeri.
Kritik bagian mananya kurang brother!
HapusTerima kasih sudah berbagi pengalaman bapak😃.. mari semangat lanjutkan menulis pak.. dan share link nya di WAG pak👍
BalasHapusMakasih bu Sari_
Hapus